lagipergi

12+ Tempat Wisata di Tana Toraja Yang Penuh Pesona & Budaya Ini Telah Mendunia

thumbnail
Bicara tentang tempat wisata di tana toraja tentunya tidak bisa dipisahkan dengan budaya yang penuh pesona, lihatlah beberapa destinasi berikut ini.
Yuk, kita jalan-jalan ke kabupaten tana toraja yang merupakan primadona pariwisata di sulawesi selatan. Penduduk asli tana toraja adalah suku toraja yang bermukim di kawasan pegunungan.

Mereka sampai sekarang tetap teguh mempertahankan gaya hidup austranesia asli, mirip dengan budaya suku nias. Padahal letaknya berjahuan, loh.

Konon kabarnya, leluhur suku toraja berasal dari teluk tonkin yang terletak antara vietnam utara dan china selatan. Namun, pendapat ini masih diperdebatkan oleh para ahli.

Mayoritas penduduk toraja hidup bertani, leluhur mereka sengaja memilih bermukim diketinggian bukan tanpa alasan. Selain tanahnya yang subur, suku toraja memilih lokasi yang sulit dijangkau agar tidak mudah diserang musuh.

Nah, sebagai bonusnya, tana toraja memiliki pemandangan yang indah. Apalagi dihiasi dengan rumah adatnya yang disebut Tongkonan.

Oh iya, karena keunikan dan seni tradisi dan budayanya. Toraja akan diusulkan pemerintah indonesia ke United Nation Education Scientific and Cultural Organization (UNESCO) sebagai salah satu warisan dunia. Keren bukan...

Nah, berikut ini tempat wisata di tana toraja yang menarik untuk anda kunjungi:

1. Museum Ne’ Gandeng



Museum Ne' Gandeng via kumpulanliriklagutoraja.blogspot.co.id

Tempat ini awalnya merupakan tempat pelaksanaan prosesi pemakaman Ne’ Gandeng yang meninggal pada tanggal 3 Agustus 1994.

Tidak dipungkiri lagi bahwa masyarakat suku tana toraja sangat menghormati para leluhurnya, oleh karena itu ide pembangunan tempat ini untuk menghormati Ne' Gandeng karena semasa hidupnya sangat memperhatikan kehidupan masyarakat sekitar.

Bahkan Ne' Gandeng usulkan listrik masuk desa dan biayanya dari menjual kerbau.

Di Museum ini anda akan menemukan pondok permanen yang berbentuk rumah adat Toraja. Pondok ini dimasudkan sebagai tempat menginap keluarga dan tamu yang datang melayat.

Di tempat inilah, selain digunakan oleh keturunan Ne' Gandeng untuk melaksanakan prosesi pemakaman adat Toraja juga diperuntukkan bagi siapa saja warga Toraja yang ingin menggelar acara serupa.

Museum ini lokasinya berada di tengah sawah, di Desa Palangi, Kecamatan Sa'dan Balusu.

2. Desa wisata Kete' Kesu


Kete' Kesu
Photo by @alfonsusatria via Instagram

Lanjut ke destinasi wisata selanjutnya yang sudah mendunia, ada desa wisata kete' kesu.

Kete' kesu merupakan desa wisata tongkonan atau rumah adat khas toraja berstera lumbung padinya. Terletak 4 KM saja dari pusat kota kabupaten toraja utara.

Kete kesu menyajikan suasanan khas toraja dengan rumah adatnya yang disebut tongkonan dengan lumbung padinya yang unik. Sebagian rumah di kete kesu diperkirakan berumur ratusan tahun, warga masyarakatnya sekarang kebanyakan berprofesi sebagai pemahat dan pelukis.

Desa kete' kesu adalah kawasan cagar budaya dan pusat bergai upacara adat toraja.

Jika ingin berkunjung ke desa kete' kesu sebaiknya dibulan Juni-Desember karena berbagai upacara adat dilangsungkan diatara bulan tersebut.

3. Tongkonan Pallawa


Tongkonan Palawa
Tongkonan Pallawa via blog.reservasi.com

Dari Kete' Kesu kita bergeser untuk melihat tongkonan di palawa.

Pallawa adalah sebuah desa yang juga menjadi favorit wisatawan karena keindahanya. Berada sekitar 12 KM dari ibukota toraja utara, rantepao. Bentangan persawahan yang hijau menjadi pemandangan yang menarik ketika akan berkunjung ke palawa.

Meski keberadaanya masih kalah terkenal dengan kete' kesu, desa pawala memiliki barisan rumah adat toraja yang tak kalah menariknya. Satu tongkonan bisa menampung 30 orang, atap-atapnya terbuat dari bambu yang sudah tertutup tanaman liar.

Tanduk-tanduk kerbau nampak tergantung di tiang-tiang kayu dibagian depan tongkonan, semakin banyak tanduk kerbau yang terlihat maka menjununkan semakin kaya atau tinggi status social pemiliknya.

Hewan kerbau memang tidak bisa dipisahakn dari keseharian masyarakat toraja. Kebau adalah hewan sakral yang keberadaaanya selalu mewarnai setiap ritual adat toraja, khususnya kerbai putih atau yang disebut tedong bonga yang harganya bisa mencapai ratusan juta rupiah.

4. Lokomata


Lokomata
Lokomata via vianiiioktaa.wordpress.com

Obyek wisata yang satu ini dikenal dengan sebutan lokomata.

Lokomata merupakan salah satu kuburan terbesar yang ada di toraja. Dinamakan lokomata karena kuburan batu besar dalam alam ini berbetuk menyerupai kepala manusia sementara lubang-lubang pahatannya menjadi mata.

Lokomata adalah bentang alam yang menjadi bukit kekuasaan tuhan. Posisisnya yang berada lereng gungun sessean pada ketinggian 1400 meter dpl. Pemandangan disini amat indah, sayang untuk dilewatkan.

5. Kuburan Gua Londa


Kuburan Gua Londa
Kuburan gua londa via Tripadvisor.co.id

Selain kuburan batu, di toraja terdapat juga kuburan gua yang dikenal dengan sebutan kuburan gua londa. Meskipun kuburan, nggak serem kok.

Buktinya, gua londa menjadi salah satu objek wisata pilihan.

Jika ingin masuk kedala gua, kita sebaiknya menyewa petromak dari warga sekitar seharga 25 ribut rupiah. Siapkan nyali ya, karena didalam akan banya dijumpai tulang belulang manusia.

Di sepanjang tebing yang ada di kompleks pemakaman Londa, terdapat gua-gua atau lubang-lubang yang memang sengaja dibuat dan dipahat untuk meletakan peti mati yang berisi jenazah.

Namun, tidak sembarang peti mati berisi jenazah dapat diletakan di dalam gua yang ada di Londa ini. Biasanya, pengaturan penempatan peti mati disesuaikan dengan garis keluarga.

6. Patung Yesus Kristus Raksasa di Puncak Buntu Burake


Patung Yesus Kristus
Photo by @dimassanggoro via Instagram

Jika anda berkunjung ke tana toraja tak lengkap rasanya jika anda tidak berkunjung ke puncak buntu burake di kecamatan makale. Soalnya ada ikon baru tana toraja yang berbentuk patung yesus raksasa yang kabarnya terbesar dindunia.

Biaya pembuatanya saja nggak nanggung-nanggung, menghabiskan dana sekitar 30 milyar rupiah. Meskipun lokasinya diatas bukit, namun semua perjalanan anda akan terbayarkan.

Pemandanganya indah banget, dijamin foto-foto terus deh.

Patung yesus yang sedang membentangkan tangannya ini terbuat dari perunggu setinggi 40 meter ini berdiri dibukit setinggi 1.700 meter dari permukaan laut menghadap kota mangkele.

Bahkan, tingginya sampai mengalahkan patung Cristo Redentor yang ada dinegara brazil, pemandangannya indah banget deh, sayang banget kalau nggak terabadikan.

7. Berkunjung ke negeri di atas awan Batutumonga



Photo by @surianti_hasan via Instagram

Ternyata, negeri diatas awan benar adanya. Datanglah ke Batutumonga di Tana Toraja dan anda akan melihat indahnya hamparan awan yang terbentang luas seperti lautan.

Batutumonga merupakan wilayah yang berlokasi di lereng Gunung Sesean atau berjarak sekitar 24 km dari Kota Rantepao. Meskipun belum sampai puncak gunung, namun disini anda dapat melihat hamparan sawah yang luas yang bersatupadu dengan panorama puncak gunung, pepohonan, awan, matahari, serta kabut yang mempesona.

Jika anda sudah berada di Batutumonga, saya yakin akan membuat anda percaya bahwa negeri di atas awan bukanlah sebuah dongeng belaka.

8. Kompleks Megalit Kalimbuang Bori


Kalimbuang Bori
Deretan Menhir Megalitik nan Eksotik via www.indonesia-tourism.com

Situs purbakala Bori Parinding yaitu kawasan kuburan batu dan rante yakni lapangan rumput yang khusus digunakan untuk upacara penguburan.

Tempat ini juga dipenuhi batu menhir (batu berdiri). Di Kalimbuang Bori, menhir didirikan untuk menghormati pemuka adat atau keluarga bangsawan yang meninggal.

Batu-batu menhir tersebut akan difungsikan sebagai tiang untuk mengikat kerbau, anoa, babi, dan sapi yang akan disembelih saat upacara pemakaman Rambu Solo dilangsungkan.

Konon, bebatuan menhir ini ada yang berusia hingga ratusan tahun.


9. Ranteallo


Ranteallo
Photo by I Made Asdhiana via travel.kompas.com

Bagi warga Toraja, babi dan kerbau merupakan persembahan wajib yang biasa digunakan dalam upacara adat. Mau tahu berapa berat dan harganya?

Babi di Ranteallo ini memiliki berat di atas 200 kilogram seharga Rp 15 juta. Sementara kerbau belang di sini seharga sekitar Rp 500 juta sampai Rp 600 juta. Wow!

Di Ranteallo, Kecamatan Tallunglipu ini, anda akan menemukan rumah adat Toraja yang posisinya saling berhadap-hadapan dan tentunya terdapat kandang babi dan kerbau dibelakang rumah-rumah warga.

10. Lemo


Lemo
Lemo via wisatanabila.wordpress.com

Lemo (bahasa Toraja) artinya jeruk, adalah salah satu destinasi wisata Toraja berupa deretan liang batu yang tedapat di dinding cadas tempat penyimpanan jenazah.

Disebut lemo karena bukit yang dipenuhi liang-liang itu sepintas mirip dengan buah jeruk.

Lemo merupakan tempat yang sering disebut sebagai rumah para arwah. Di sana Anda bisa melihat mayat yang disimpan di udara terbuka, ditengah bebatuan yang curam.

Pada waktu-waktu tertentu pakaian dari mayat-mayat yang ada akan diganti dengan melalui upacara Ma’nene.

11. Ollon


ollon
Ollon via karebatoraja.com

Anda mungkin pernah menonton film anak-anak Teletubies di televisi. Empat boneka lucu itu sedang bermain-main di perbukitan dengan rumput halus seperti permadani. Nah, untuk mendapatkan pemandangan seperti itu, Anda bisa mampir ke Ollon, yang terletak di Lembang (desa) Bau, kecamatan Bonggakaradeng, sekitar 45 kilometer dari kota Makale.

Tempat ini ibarat surga yang tersembunyi, jauh di Bau, Bonggakaradeng. Sebagian pengunjung yang pernah kesana, menyebutnya “Lembah Teletubbies”, karena mirip dengan lokasi salah satu film animasi di televisi. Sebagian lainnya menyebutnya “The Lost Paradise”.

12. Air terjun tujuh tingkat (Sarambu Marintang Toraja)


Air terjun tujuh tingkat (Sarambu Marintang Toraja)
Photo by Annas Batara via bainetorayaproject.wordpress.com

Air Terjun ini berlokasi di Desa Kalean, Marintang Simbuang Kecamatan Mengkendek Kabupaten Tana Toraja. Jaraknya Kurang Lebih 25 KM dari Pusat Kota Makale.

Yang menjadikan unik yaitu, air terjun ini memiliki 7 tingkatan dengan ketinggian yang berbeda-beda. Pokoknya disini anda dapat bermain air sepuasnya.

Nah, dari ke 12 tempat wisata di toraja tersebut adakah yang ingin anda kunjungi?
Lagi Pergi

Damas

Travel blogger pemula yang lahir dan dibesarkan di Magelang. Suka dengan tulisan saya? Yuk follow saya di Instagram!